Model adalah perwakilan atau pengganti dari suatu benda yang biasanya tidak cocok dengan benda aslinya didunia nyata. Model dapat dikatakan benar bila tujuan dari model itu tercapai.
Tujuan dari model adalah :
- Prescription ( resep ) : membuat model dari sesuatu yang sudah ada
- prediction ( meramal ) : sebelum membuat sesuatu terlebih dahulu membuat modelnya
Kedua tujuan diatas biasanya dilakukan dengan sebuah simulasi. Simulasi adalah menganalisa tingkah laku model berdasarkan periode tertentu.
Validasi model adalah proses pencocokan model dengan tujuan model itu diadakan dan bila hasilnya tidak cocok maka model itu akan di remodel ( dimodelkan ulang ). Proses validasi model adalah sebagai berikut :
Real World–observation,meansurement–>Model–observation,meansurement–>Test—->Modify(if required)—->Model
Tipe-Tipe model :
Physical : benda yang kelihatan
- Iconic (bentuk mirip namun tidak dapat menggantikan fungsi yang sesungguhnya)
- Analog (bentuk tidak terlalu dipentingkan, yang penting memiliki sifat yang mirip)
Symbolic
- Verbal. Contoh : kartu
- Mathematical
Beberapa pembagian MODEL yang lain
- Analytic (menggunakan rumus yang telah ada untuk mendapatkan suatu hasil dari perhitungan. Contoh : dalam menghitung luas sebuah lingkaran, dapat digunakan rumus L=pi * r * r (r=jari-jari lingkaran))
- Numeric (Pencarian hasil dari suatu perhitungan dengan tidak menggunakan rumus yang telah ada, melainkan dengan cara lain yang lebih teliti. Contoh dalam pencarian luas suatu bangun tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan rumus yang ada, tetapi juga dapat dicari dengan menghitung luasan di bawah kurva(integral))
- Deterministik (Sesuatu yang telah pasti)
- Probabilistik (Kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi paa suatu kejadian)
- Static (ditandai dengan tidak adanya feedback.)
- Dynamic (ditandai dengan adanya feedback)