REVIEW
Ilmu merupakan pengetahuan yang telah melalui berbagai macam pengujian dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Dimana pengetahuan itu sendiri merupakan sesuatu hal yang telah kita ketahui dan dapat membantu kita untuk bertahan hidup.
Metodologi adalah ilmu yang mempelajari tentang metode dan bagaimana cara penggunaan metode tersebut.
Metode merupakan cara untuk mengetahui suatu hal melalui langkah-langkah yang sistematis.
Metode Ilmiah merupakan suatu cara untuk mengetahui sesuatu dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang ilmiah (rasional atau teruji) sehingga pengetahuan tersebut dapat diandalkan.
Berikut ini adalah tahap-tahap pengembangan ilmu pengetahuan :
- Mistis : Pada masa ini manusia tidak dapat menjelaskan tentang gelaja-gelaja alam dan percaya bahwa gelaja alam yang terjadi adalah kuasa mistis yang tidak dapat dilawan sehingga banyak orang yang menjadi korban guna menghentikan bencana yang belum jelas asal-usulnya.
- Ontologis : Pada masa ini manusia sudah dapat menjelaskan tentang beberapa peristiwa yang terjadi dialam. Namun pada masa ini manusia belum berkembang.
- Fungsional : Masa ini merupakan masa yang terjadi sejak masa revolusi industri sampai sekarang. Pada masa ini manusia sudah dapat menjelaskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan ilmu pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.
Perkembangan ilmu pengetahuan mengikuti deret exponensial . Hal tersebut dapat dilihat dari fakta bahwa pada zaman dulu perkembangan suatu ilmu pengetahuan begitu lambat. Namun pada zaman sekarang perkembangan ilmu pengetahuan begitu pesat bahkan hampir setiap minggu ada ilmu beru yang ditemukan.
Pola umum yang digunakan pada saat ini adalah:
Induksi : merupakan cara menyusun suatu kesimpulan berdasarkan pattern yang sudah ada
Deduksi : merupakan cara menyusun ilmu baru berdasarkan pada ilmu yang sudah ada sebelumnya
Pembentukan teori :
Suatu teori dapat terbentuk bila ada data (dapat berupa pola) dan ada penjelasan mengapa pola tersebut bisa seperti itu.
Syarat sebuah teori :
- Konsisten dengan teori sebelumnya (tidak akan berubah walaupun diuji berkali-kali)
- Harus sesuai dengan fakta-fakta empiris (fakta umum yang tidak dapat dibantah)
Nb: Sebelum ada pembentukan empiris, suatu penjelasan disebut sebagai hipotesa
Langkah-langkah pembentukan teori :
- Perumusan masalah (tidak boleh terlalu luas cakupannya)
- Penyusunan kerangka berpikir dalam pengajuan hipotesis
- Perumusan hipotesis (penjelasan yang belum diuji)
- Pengujian hipotesis
- Penarikan kesimpulan